Puisi Ibu
Ibu, di telapakmu yang surga; selepas restuku bersimpuh patuh, mimpi-mimpiku tak lagi terbang salah arah
dengan tatapmu, kutitip rindu agar kupetik ilmu yang belum kukaji..
Di senyummu, kulampiaskan gairah tawa. sungging senyum.
dengan segala ambigu yang tak terlalu jelas bagiku.
entah, mungkin Ibu lah yang tahu kata-kataku.
Tentangmu adalah malam, repetisi atas rindu yang dalam -- dari kelam kembali ke kelam.
dengan tatapmu, kutitip rindu agar kupetik ilmu yang belum kukaji..
Di senyummu, kulampiaskan gairah tawa. sungging senyum.
dengan segala ambigu yang tak terlalu jelas bagiku.
entah, mungkin Ibu lah yang tahu kata-kataku.
Tentangmu adalah malam, repetisi atas rindu yang dalam -- dari kelam kembali ke kelam.
Komentar
Posting Komentar